Powered By Blogger

Kamis, 15 November 2012

SUMBERDAYA ALAM


Pengolahan Sumber Daya Alam Berkelanjutan.wmv

 
Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusiapada umumnya.[1] Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi,gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah.[1][2] Inovasi teknologi, kemajuan peradaban dan populasi manusia, serta revolusi industri telah membawa manusia pada era eksploitasi sumber daya alam sehingga persediaannya terus berkurang secara signifikan, terutama pada satu abad belakangan ini.[2] Sumber daya alam mutlak diperlukan untuk menunjang kebutuhan manusia, tetapi sayangnya keberadaannya tidak tersebar merata dan beberapa negara seperti Indonesia, Brazil, Kongo, Sierra Leone, Maroko, dan berbagai negara di Timur Tengah memiliki kekayaan alam hayati atau nonhayati yang sangat berlimpah.[3][4][5][6] Sebagai contoh, negara di kawasan Timur Tengah memiliki persediaan gas alam sebesar sepertiga dari yang ada di dunia dan Maroko sendiri memiliki persediaan senyawa fosfat sebesar setengah dari yang ada di bumi[5]. Akan tetapi, kekayaan sumber daya alam ini seringkali tidak sejalan dengan perkembangan ekonomi di negara-negara tersebut.[7]
Indonesia, salah satu negara dengan kekayaan sumber daya alam hayati dan nonhayati terbesar di dunia.
Pada umumnya, sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan. Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari, angin, dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan. Walaupun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas., minyak bumi dan gas alam pada umumnya berasal dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang hidup jutaan tahun lalu, terutama dibentuk dan berasal dari lingkungan perairan.Perubahan tekanan dan suhu panas selama jutaaan tahun ini kemudian mengubah materi dan senyawa organiktersebut menjadi berbagai jenis bahan tambang tersebut.
1,851 
   

ekologi


Ekologi

 
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos ("habitat") danlogos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834 - 1914).[1] Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.
Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.
Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an.[2] Akan tetapi, ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya.[2] Ekologi, biologidan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan, dan ekonomi energi yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik.
Para ahli ekologi mempelajari hal berikut[2]:
  1. Perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain ke dalam lingkungannya dan faktor-faktor yang menyebabkannya.
  2. Perubahan populasi atau spesies pada waktu yang berbeda dalam faktor-faktor yang menyebabkannya.
  3. Terjadi hubungan antarspesies (interaksi antarspesies) makhluk hidup dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Kini para ekolog(orang yang mempelajari ekologi)berfokus kepada Ekowilayah bumi dan riset perubahan iklim.
74 penayangan 
   

Senin, 18 Juni 2012

CONTROLING


Controlling

Fungsi Pengelolaan dalam Teknologi Pendidikan
Menurut AECT (1977:16) Fungsi pengelolaan bertujuan mengarahkan atau mengontrol satu atau lebih
pengembangan pendidikan/instruksional atau fungsi pengelolaan pendidikan/instruksional lainnya untuk
menjamin agar semuanya dapat beroperasi dengan efektif. Menurut Terry dalam Sobri, dkk (2009:1)
mengartikan pengelolaan sebagai usaha untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya melalui
usaha orang lain. Sedangkan menurut John D. Millet dalam Burhanuddin (1994:34) pengelolaan adalah suatu
proses pengarahan dan pemberian fasilitas kerja kepada orang yang diorganisasikan dalam kelompok formal
untuk mencapai tujuan. Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa, pengelolaan adalah suatu kegiatan
terancana dan terkontrol yang dikerjakan dua orang atau lebih dengan pemberian fasilitas untuk mengarahkan
instruksional sehingga tercapai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif. Berikut beberapa fungsi pengelolaan
yang dikemukakan oleh para ahli: Henry Fayol mengemukakan ada 5 fungsi pengelolaan antara lain: Planning
(Perencanaan) Organizing (Pengorganisasian) Commanding (Pemberian perintah) Coordinating
(Pengkoordinasian) Controlling (Pengawasan) George R. Terry menuliskan ada 4 fungsi pengelolaan yang
dikenal dengan “POAC” antara lain: Planning Organizing Actuating Controlling Sedangkan John F. Mee
mengemukakan 4 fungsi pengelolaan antara lain: Planning Organizing Motivating Controlling Fungsi
pengelolaan yang dikemukakan John F. Mee sebenarnya hampir sama dengan konsep fungsi pengelolaan
George R. Terry, hanya saja “actuating” diperhalus menjadi “motivating” yang kurang lebih artinya sama.

PENGGERAKKAN


PENGGERAKAN

Pengertian Actuating secara bahasa adalah pengarahan atau dengan kata lain pergerakan pelakasanaan, sedang, pengertian secara istilah actuating(pengarahan) adalah mengarahkan semua karyawan agar mau bekarjasama & bekarja secara efektif dalam mencapai tujuan.
Dengan kata lain actuating adalah suatu usaha yang dilakuakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan berpedomanpada perencanaan(planning) dan usaha pengorganisasian.
Pelaksanaan pekerjaan dan pemanfaatan alat-alat bagaimanapun canggihnya atau handalnya, baru dapat dirasakan jika kayawan itu berperan aktif melaksanakannya.

ORGANIZING


ORGANIZING

Organising berasal dari kata to organize dimana kata ini berasal dari kata organ. Sedangkan kata organ dalam Webstre’e New Collagiale Dictionary berasal dari kata organon, bahasa Greek.
Adapun arti kata organ ialah, an Instrument or medium by Which an Importan is Performed or end accomploshed. Artinya suatu alat atau media yang digunaka untuk tindakan penting atau pencaapaian tujuan.
Jadi to organize mengandung arti menyusun bagian-bagian yang terpisah-pisah menjadi suatu kesatuan sehingga dapat digunakan untuk menjalankan tindakan dalam pencapaian tujuan.
Dengan demikian organizing merupakan proses penyusunan bagian-bagian yang terpisah itu menjadi suatu kesatuan yang harmonis, sehingga dapat digunakan untuk pelaksaan kerja dalam mencapai tujuan yang dikehendaki.

Ciri-ciri Pengorganisasian yaitu :
1. Dapat menjawab pertanyaan sebagaimana yang dikemukakan oleh R. Kepling yaitu: What, Why, Where, When, Who, dan How.
Untuk menjawab pertanyaan what maka dalam organizing, dilihat kepada apa yang terdapat dalam perencanaan, sehingga antara organizing dan perencanaan terdapat keselaaarasan. Hal ini adalah sangat penting mengingat apabila perencanaan dan perorganisasian tidak selaras dan searah akan terjadi kekacauan dan kesimpang siuran dalam pelaksanaan kerja, sehingga tujuan telah ditetapkan tidak akan tercapai.


2. Rational, flexible, continue, pragmatia, dan ideal
Adapun yang dimaksud dengan organizing harus flexible yaitu bahwa organiszing itu harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan terarah kepada sasarannya sehingga tidak mengalami kekakuan yang dapat menyebabkan hambatan- hambatan atau kemacetan. Dalam organizing harus pula memperhitungkan masa depan atau yang datang agar supaya dapat terus berlangsung ( continue) dengan demikian pengkaderan ( up- grading) tenaga-tenaga kerja untuk pemimpin pada masa yang akan datang merupakan syarat mutlak, mengingat manusia itu terbatas usianya.

3. Tidak terlepas dari pada tools of manajemen ( sarana dari pada manajemen)
Organising gunanya ialah untuk mengarahkan segala kegiatan terhadap sasarannya kegiatan itu memerlukan orang, uang, materi, metode, dan lain-lain atau sarana dari pada manajemen.

Rabu, 02 Mei 2012

PLANNING/PERENCANAAN


PLANNING/PERENCANAAN
Perencanaan adalah merupakan inti kegiatan manajemen, karena semua kegiatan manajemen diatur dan diarahkan oleh perencanaan tersebut. Secara sederhana dan awam dapat dikatakan bahwa perencanaan adalah suatu proses yang menghasilkan suatu uraian yang terinci dan lengkap tentang suatu program atau kegiatan yang akan dilaksanakan. Oleh sebab itu, hasil proses perencanaan adalah "rencana" (plan). Perencanaan atau rencana itu sendiri banyak macamnya, antara lain :
1. Dilihat dari jangka waktu berlakunya rencana :
    a. Rencana jangka panjang (long term planning), yang berlaku antara 10-25
        tahun.
    b. Rencana jangka menengah (medium range planning), yang berlaku antara 5-7
        tahun.
    c. Rencana jangka pendek (short range planning), umumnya hanya berlaku
        untuk 1 tahun.
2. Dilihat dari tingkatannya :
    a. Rencana induk (masterplan), lebih menitikberatkan uraian kebijakan
        organisasi. Rencana ini mempunyai tujuan jangka panjang dan mempunyai
        ruang lingkup yang luas.
    b. Rencana operasional (operational planning), lebih menitikberatkan pada
        pedoman atau petunjuk dalam melaksanakan suatu program.
    c. Rencana harian (day to day planning) ialah rencana harian yang bersifat rutin.
3. Ditinjau dari ruang lingkupnya :
    a. Rencana strategis (strategic planning), berisikan uraian tentang kebijakan
        tujuan jangka panjang dan waktu pelaksanaan yang lama. Model rencana ini
        sulit untuk diubah.
    b. Rencana taktis (tactical planning) ialah rencana yang berisi uraian yang
        bersifat jangka pendek, mudah menyesuaikan kegiatan-kegiatannya, asalkan
        tujuan tidak berubah.
    c. Rencana menyeluruh (comprehensive planning) ialah rencana yang
        mengandung uraian secara menyeluruh dan lengkap.
    d. Rencana terintegrasi (integrated planning) ialah rencana yang mengandung
        uraian yang menyeluruh bersifat terpadu, misalnya dengan program lain diluar
        kesehatan.

Sabtu, 10 Maret 2012

uneg uneg tentang ORMAS

Semua gank dan ormas itu PENGECUT!! Karena hanya berani ditanah kelahirannya sendiri.kalo jauh dari ketiak ibunya? AYAM SAYUR!!
FPI & ormas-ormas anarkis semacamnya memang harusnya dibubarin.tidakusah mengatas namakan agama,Tuhan,bla bla.Udah kaya ahli sorga aja.Lihat saja anggota ormas tersebut yang sok-sok mengusung 'kebesaran Tuhan', mereka cuma kroco-kroco dimasyarakat,yang tak mampu bertindak apa-apa jika tidak bergerombol.PENGECUT !!! Kalo kalian muak dengan pemerintah,tunjukin tindakan nyata kalian.Belajar,cari ilmu yg bener,jadi pemimpin yang baik,bawa bangsa kalian ke arah kebaikan.

#FTFPI