Powered By Blogger

Kamis, 17 Januari 2013

Hasil Tambang


5 Hasil Tambang Termahal di Dunia
1.Plutonium


Logam Radio aktif yang mampu mengubah seorang Bruce Banner menjadi HULK dan menjadi tenaga penggerak bagi Tony Stark untuk dapat menggunakan baju besi saktinya yang lebih kita kenal sebagai IRON MAN, merupakan suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Pu dan nomor atom 94. Ia merupakan unsur radioaktif transuranium yang langka dan merupakan logam aktinida dengan penampilan berwarna putih keperakan.

Pada tahun 1945 kota Nagasaki dan Hirosima sudah pernah merasakan betapa tidak sedapnya rasa dari sejata yang dibuat dari bahan dasar logam yang satu ini.
Karena Menjadi bahan dasar untuk pembuatan senjata nuklir, sangat reaktif, sangat langka, sangat berbahaya dan tentu saja sangat MAHAL, menjadikan Plutonium sebagai raja dari bahan tambang sejagat.
2. Uranium


Sama halnya dengan Plutonium, Uranium Juga merupakan bahan dasar pembuatan Bom atom, dengan tabel periodik yang memiliki lambang U dan nomor atom 92. Sebuah logam berat, beracun, berwarna putih keperakan dan radioaktif alami, uranium termasuk ke dalam seri aktinida (actinide series). isotopnya 235U digunakan sebagai bahan bakar reaktor nuklir dan senjata nuklir. Uranium biasanya terdapat dalam jumlah kecil di bebatuan, tanah, air, tumbuhan, dan hewan (termasuk manusia). Sifat radio aktif dari logam jenis ini dapat memicu perubahan kode DNA kita. Bayangkan, jika mahluk hidup terkena dampak radiasi dari benda ini, bisa-bisa seekor sapi betina berubah bentuk menjadi kambing jantan berkepala lima saking kuatnya pengaruh benda ini dalam memacu reaksi mutasi genetik terhadap mahluk hidup.

Mungkin hanya Superman, Chuck Noris dan Sipitung saja yang mampu memegannya dengan tangan telanjang tanpa terkena dampak dari radiasinya yang sangat kuat. Satu gram uranium memiliki kandungan energi setara dengan satu gerbong batu bara. Waw, dahsyat bukan. Pantas saja jika logam yang satu ini, meskipun sangat berbahaya dan langka tetap saja dicari untuk kepentingan sumberdaya energi, itu yang membuat harganya menjadi selangit, segunung dan sekampung.
3. Intan


Jika pohon beringin merupakan lambang partai golkar, maka berlian sendiri adalah Lambang keabadian dan keindahan. Pernahkah anda membaca suatu artiket tentang pena termahal di dunia, hand phone termahal di dunia, bahkan celana dalam termahal di dunia, itu semua di karenakan benda benda tersebut telah ditempeli dengan batu nan cantik ini, coba saja kalo tidak percaya, lepas semua berlian dari Hand Phone tersebut, maka nilainya akan langsung jatuh nyungsep seperti Dono Warkop yang apes pada saat naik sepeda yang rem-nya Blong.


Itu membuktikan bahwa betapa besarnya pengaruh batu yang satu ini dalam meningkatkan derajat dan status benda yang ditempelinya, baik itu celana dalam termahal di dunia, ataupun jari manis anda.
Berlian sendiri di kenal sebagai lambang keabadian bukan tanpa sebab, batu yang satu ini mendapatkan predikat seperti itu karena secara sifat kebendaan dia sangat keras, bahkan pernah dianggap sebagai benda paling keras di dunia, makanya berlian tidak dapat rusak karena memiliki tingkat kekerasan melebihi benda lainnya, walaupun anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Masih ada benda yang kekuatannya melebihi berlian, mau tahu! Jawabannya adalah Giginya Narji Cagur, karena selama ini tanpa kita sadari ternyata gigi Narji-lah yang membentuk berlian agar dapat di ubah menjadi perhiasan yang cantik.
4. Platinum


Banyak orang menganggap bahwa Platinum adalah emas putih, padahal anggapan seperti itu sangat salah, saking salahnya bisa-bisa anda dimarahi dan diusir keluar dari kelas oleh guru kimia jika anda masih ngotot menggunakan jawaban tersebut dalam mengisi lembar ujian IPA pada saat ulangan umum.

Lalu apa bedanya antara Platinum dan Emas?

Emas merupakan elemen kimia dengan nomor atom 79 yang memiliki symbol Au, berasal dari bahasa latin, Aurum yang artinya bersinar terang. Emas murni berwarna kuning mengkilat, jika emas murni tersebut dicampurkan dengan Palladium, atau dalam bahasa populernya logam alloy, maka ia akan menampilkan evek visual berwarna putih. Nah itu yang di sebut dengan emas putih. Sedangkan platinum sendiri adalah jenis logam yang Kira-kira 12% lebih padat dibanding emas untuk per 1g/cm3. Logam golongan ini merupakan golongan logam terlangka yang bisa ditemukan di lapisan bumi.
Sekitar 2-10 ton bijih besi diperlukan untuk mendapatkan 1 ounce Platinum murni.

Walaupun Emas dan Platinum sama sama tidak mudah teroksidasi, atom platinum bersifat lebih kalalytic dibanding atom emas. Sebuah lapisan emas, jika tergores (tergores disini dalam arti mikro, bukan goresan yang kasat mata), atom-atom emas ini akan benar-benar hilang, meninggalkan daerah kosong yang tidak ditempati oleh atom emas. Goresan mikro pada emas putih, jika dibiarkan kelamaan, akan menimbulkan efek kuning kumal yang kasat mata. Beda halnya dengan platinum. Jika sebuah lapisan platinum tergores (secara micro), atom- atom nya tidaklah benar benar hilang, namun cuma bergeser tempat. Artinya, atom platinum masih ada. Inilah alasan, setelah beberapa lama, sebuah perhiasan emas perlu disepuh kembali agar tetap kelihatan mengkilat seperti baru. Untuk menyepuh emas, diperlukan logam tambahan, sesuai dengan jenis emas apa yang anda miliki.

Dalam proses penyepuhan ini (dalam kimia disebut elektroplating), kita benar- benar menambahkan atom baru ke emas tersebut. Biasanya, emas putih akan disepuh dengan nikel atau rhodium. Berbeda dengan platinum yang tidak perlu disepuh. Perhiasan platinum yang terlihat tidak kinclong lagi, cukup dibawa ke toko/ahli perhiasan. Disana, si ahli perhiasan cuma akan mem-polish/burnish platinum anda, tanpa menambahkan bahan lain ke perhiasan platinum anda. Karena sifat inilah, platinum menjadi lebih favorit dibanding emas. Perhiasan emas memang lebih murah, namun biaya pemeliharaannya akan jauh lebih besar dibanding perhiasan platinum. Jadi, jika uang anda berlebih, memang lebih baik membeli perhiasan platinum.
Sama halnya seperti Berlian, Platinum juga sangat membantu dalam mengangkat derajat dan martabat benda yang ditempelinya.

Coba anda perhatikan para penyayi R&B yang biasa nongol di televisi anda, sambil berteriak Yoo My Broo dan berjingkrak jingkrak, terdapat sebuah benda mirip kalung dengan bandulan yang sangat besar serta diikat dengan rantai yang tidak kalah besarnya menggelantung di leher mereka, tidak hanya itu, bahkan kadang kala gigi mereka juga sudah berubah warna, mirip seperti warna benda yang menggelantung tersebut, itulah perhiasannya para rapper OKB (orang kaya baru) yang terbuat dari Platinum. Menjadikan pembuktian bahwa mereka sudah berubah menjadi penyanyi yang sangat sukses, karena mampu membeli kalung rantai kapal terbuat dari platinum.
5. Emas


Emas yang dimaksud di sini bukanlah sebutan untuk memanggil pria jawa yang memiliki kumis menawan, melainkan sebutan yang kita berikan kepada sebuah unsur logam mulia yang memiliki penampilan kuning kinclong.

Logam Mulia, dua kata yang dapat membuat ibu-ibu rumah tangga tersenyum lebar x panjang sama dengan luas. Emas sendiri merupakan jenis logam yang sejak dahulu sudah dimuliakan oleh nenek moyang kita. Sejak jaman Firaun masih belum disunat pun emas sudah sangat dimuliakan oleh umat manusia. Semua simbol positif cenderung dikaitkan dengan jenis benda yang satu ini, contohnya adalah istilah berhati emas ditujukan untuk mendeskripsikan seseorang yang baik. Singkat kata semua suka emas, mama suka emas, papa suka emas, kakak suka emas, teteh juga suka emas.

Pertanyaannya kenapa emas menjadi sangat berharga?

Hampir semua jenis logam itu kuat dan keras, tetapi ada satu kelemahannya, yaitu KARAT, jika logam terkorosi, maka bentuk dan aromanya menjadi tidak sedap, membuat nilai dan fungsinya menjadi menurun, disitulah kelebihan emas sebagai bagian dari unsur logam, dia memiliki sifat anti karat. Emas murni sering di istilahkan dengan sebutan emas 24 karat merupakan 24/24 emas, atau 100% emas murni.

Tidak hanya itu, jumlah emas yang ada pun terbilang sedikit, dia termasuk dalam kategori jenis logam yang langka, oleh sebab itu menjadikan nilainya semakin bertambah. Bayangkan jika ketersediaan emas melimpah, manusia dapat membuat alat masak dari emas, atap rumah dari emas, bahkan pengganjal pintu dari emas, maka emaspun pasti akan menjadi berkurang nilainya, oleh karena ketersediannya yang sedikit makanya manusia rata2 menggunakannya hanya untuk perhiasan dan benda investasi, terlebih lagi penampilannya menarik karena sifat kilaunya.

Tambang Uranium di Indonesia


Tambang Uranium di Indonesia


Tambang Uranium di Indonesia. Para peneliti menemukan indikasi adanya potensi tambang uranium di Mamuju. Berdasarkan penelitian terdapat potensi tambang uranium yang terletak di tiga kecamatan di Kabupaten Mamuju (Sulawesi Barat). Dimana tiga titik tersebut adalah di Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju. Meskipun demikian hal ini masih diteliti lebih lanjut oleh Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir).
tambang uranium di Indonesia Tambang Uranium di Indonesia
Seperti yang kami kutip dari Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir (Bapeten) Dr Khoirul Huda M Eng mengatakan bahwa :
Hasil penelitian yang telah kami lakukan selama ini cukup mengejutkan. Ini karena semenjak Bapeten melakukan penelitian di Indonesia, ternyata potensi di Mamuju adalah daerah tertinggi radioaktifitasnya. Ini menunjukan ada potensi uranium di daerah Mamuju.
Selain di tiga titik daerah tersebut, masih ada beberapa tempat lain yang di indikasi memiliki kandungan uranium cukup tinggi. Tambang Uranium di indikasi juga ada di Desa Belang Belang, Kecamatan Kalukku dan di Kecamatan Tobadak. Jika hasil penelitian menunjukan kebenaran akan hal ini, maka akan bertambah daftar Tambang Uranium di Indonesia tentunya.
Menurut penelitian, kabupaten Mamuju merupakan wilayah yang memiliki radioaktif relatif tinggi di bandingkan dengan beberapa daerah di Indonesia lainnya. Di Mamuju dilaporkan dosis radioaktivitas hampir menyamai dengan dosis radioaktivitas di wilayah Pocos de Caldas Brazil yakni ~250 nsv per tahun.
Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir Bapeten Dr Khoirul Huda M Eng juga mengatakan bahwa mereka sedang meneliti dan mencoba mendalami lebih lanjut wilayah Mamuju.
Dr Khoirul Huda M Eng menjelaskan kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir dengan kondisi tersebut. Dr Khoirul Huda M Eng menghimbau masyarakat agar tetap tenang. Pihak terkait akan melakukan beberapa pendekatan dan juga akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menindaklanjuti hal ini.
Berbicara mengenai radioaktivitas tinggi itu bisa menjadi menguntungkan dan juga merugikan. Tentunya radioaktivitas yang tinggi akan dapat mengancam kesehatan manusia. Namun dibalik itu juga berpotensi adanya kandungan uranium didalamnya.
Hasil penelitian untuk sementara ini menyimpulkan bahwa Mamuju adalah daerah tertinggi radioaktifnya di Indonesia dan berpotensi besar terdapat tambang uranium didalamnya. Semoga artikel Tambang Uranium di Indonesia ini bermanfaat.
uranium di indonesia | hasil tambang di indonesia | daerah di indonesia yang berpotensi mengandung besi | pertambanga uranium di indonesia | tambang uranium di indonesia |

Daftar Nama Daerah/Tempat Penghasil Emas (Tambang Emas) di Indonesia


Daftar Nama Daerah/Tempat Penghasil Emas (Tambang Emas) di Indonesia

Saat ini tambang emas banyak dikuasai oleh perusahan asing, badan usaha milik negara (BUMN), penambang liar, dan lain-lain. Walaupun indonesia menghasilkan emas yang jumlahnya cukup besar, namun pemerintah gagal mensejahterakan rakyat secara merata. Apabila tambang-tambang emas di negara republik indonesia dikuasai dan dikelola secara profesional oleh anak bangsa yang beriman dan berilmu, maka tidak menutup kemungkinan seluruh rakyat dunia bisa sejahtera.
Di bawah ini adalah daftar nama-nama lokasi wilayah tempat penghasil emas (tambang emas) di indonesia :
1. Mimika (Papua)
2. Cikotok (Jawa Barat)
3. Bengkalis (Riau)
4. Tanggamus (Lampung)
5. Bombana (Sulawesi Tenggara)
6. Rejang Lebong (Bengkulu)
7. Bolaang Mangondow (Sulawesi Utara)
8. Logas (Riau)
9. Sarolangun (Jambi)
10. Merangin (Jambi)
11. Meuleboh (Nanggroe Aceh Darussalam)
12. Monterado (Kalimantan Barat)
13. Malinau (Kalimantan Timur)
14. Kotabaru (Kalimantan Selatan)
15. Kapuas (Kalimantan Tengah)
16. Banyuwangi (Jawa Timur)
Daftar nama daerah penghasil emas di atas masih belum keseluruhan. Jika ada tambahan silahkan ditambahkan lewat fitur komentar di bawah ini. Terima kasih.

Perkembangan Teknologi Mobil di Indonesia


Perkembangan Teknologi Mobil di Indonesia

Jika membahas tentang perkembangan teknologi mobil di Indonesia maka tidak akan lepas dari sejarah industri otomotif. Kedua hal tersebut berkaitan erat dan masing-masing mempunyai andil cukup signifikan bagi kemajuan serta pencapaian suatu bangsa dalam bidang teknologi. Industri otomotif menurut hemat penulis termasuk juga di dalamnya adalah sepeda motor beserta komponen pendukungnya. Pada awal perjalanannya, industri otomotif di Indonesia lebih dipengaruhi oleh situasi politik yang jika di gali lebih dalam akan kita temui fakta-fakta sosial yang selalu menarik untuk di cermati. Pada masa Orde Baru misalnya, kita masih ingat berbagai macam keputusan yang termaktub dalam undang-undang selalu subyektif dan tak pelak hanya menguntungkan suatu kelompok. Peraturan seperti ini juga berlaku dalam urusan industri dalam hal ini adalah industri otomotif. Aroma nepotisme sangat kental disini.



Pada zaman itu, campur tangan swasta sangat dibatasi. Pemerintah sebagai pihak penyelenggara Negara memonopoli penuh akan proyek-proyek strategis dalam industri otomotif. Atas nama rakyat, beberapa kebijakan ekspor - impor barang maupun ketenagakerjaan telah diambil. Seperti contohnya, perusahaan asing yang akan berinvestasi di Indonesia 60 persen harus menggunakan bahan lokal atau dalam kasus lain pabrikan otomotif boleh mengirim mobil yang sudah jadi (utuh) ke dalam negeri dengan syarat tenaga kerja yang digunakan adalah berasal dari warga Indonesia. Di satu sisi aturan seperti ini memang menguntungkan Pemerintah yang berkepentingan untuk memberdayakan rakyatnya, namun di sisi lain betapa keputusan tersebut sangat mengekang para pelaku otomotif di luar sana. Sebagai imbasnya, persaingan yang tidak sehatpun terjadi dan lebih jauh adalah tersendatnya distribusi barang (impor) mobil ke Indonesia atau bahkan terhenti. Banyak masyarakat kita saat itu dengan daya beli tinggi akan tetapi tidak mempunyai banyak pilihan untuk menyalurkan kebutuhan sesuai specs yang mereka inginkan. Hal ini juga yang mempengaruhi perkembangan teknologi mobil di indonesia terhambat atau jalan ditempat.

Setelah reformasi berlangsung, banyak hal telah berubah. Berbagai kebijakan diambil oleh rezim penguasa saat ini. Demokrasi yang mulai tertata sedikit banyak mempengaruhi dalam pola pengambilan sebuah kebijakan. Sikap keterbukaan tidak hanya terbatas pada media informasiserta penyerapan aspirasi oleh pemerintah terhadap rakyatnya. Lebih luas lagi, keputusan-keputusan yang diambil dalam urusan hubungan luar negeri juga mengalami perubahan fundamental. Produk perundang-undangan yang mengarah pada dukungan terhadap pasar bebas sangat kental terasa. Negara dalam hal ini pemerintah sebagai kepanjangan tangannya, kini memberi ruang yang seluas-luasnya kepada para pelaku asing untuk ikut “bermain” ke dalam industri dalam negeri tak terkecuali industri otomotif. Gayung pun bersambut, seperti mendapat angin segar berbagai perusahaan asing menyerbu masuk membanjiri pasar mobil dan sepeda motor di tanah air. Banyak perusahaan berlabel multinasional telah hadir mewarnai perkembangan teknologi mobil di Indonesia.

Beberapa negara yang selama ini dikenal piawai dalam hal pengembangan teknologi mobil turut serta merasakan atmosfer pasar mobil di Indonesia. Sebut saja Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Jerman serta beberapa negara Eropa lainnya. Pabrikan besar seperti Toyota, Isuzu, Honda, Suzuki, Hyundai, KIA, Ford dan lain-lain berpatisipasi dalam rangka pengadaan alat transportasi untuk masyarakat. Selain mempunyai misi melebarkan sayap bagi usahanya, dengan adanya perusahaan-perusahaan tersebut secara tidak langsung juga ikut berpartisipasi dalam penyerapan tenaga kerja dalam negeri. Keuntungan ganda bagi pemerintah selain devisa dari hasil pajak mereka.

Perkembangan teknologi mobil di indonesia telah memunculkan persaingan yang sangat ketat dari para produsen otomotif dimana hal itu sangat menguntungkan bagi konsumen. Yang terjadi sekarang adalah kita hidup di era kompetitif dengan pilihan harga yang beragam dan sistem pembayaran yang mudah. Seiring dengan stabilnya perekonomian, daya beli masyarakat Indonesia akan barang mewah menjadi tinggi termasuk didalamnya adalah mobil. Angka kepemilikan kendaraan pribadi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang tajam. Dalam perkembangannya (secara global) kondisi tersebut tidak di imbangi dengan ketersediaan bahan bakar yang mencukupi hingga pada saatnya nanti tentu akan menimbulkan masalah baru .

Sebagai sebuah negara, Indonesia sangat berkepentingan menyediakan alat transportasi bagi rakyatnya dan untuk mengakomodasi jalannya roda pembangunan. Dewasa ini perkembangan teknologi mobil di indonesia telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Pencapaian yang positif ini bukan tanpa syarat karena juga melahirkan problematika baru. Cadangan minyak dunia yang semakin menipis serta polusi dari mesin kendaraan bermotor menjadi topik global yang santer dibicarakan. Pemerintah telah merespon isu tersebut. Beberapa usaha telah dilakukan diantaranya dengan mengkaji tentang pengembangan teknologi baru mobil yang ramah akan lingkungan. Model yang sedang digalakkan adalah jenis Hybird serta mobil bertenaga listrik. Ke depan teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi atas semua permasalahan yang ada.

PERKEMBANGAN PENDUDUK INDONESIA

PERKEMBANGAN PENDUDUK INDONESIA
• Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk di suatu wilayah tertentu pada waktu tertentu dibandingkan waktu sebelumnya Adapun faktor - faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk adalah kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk. Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami sedangkan perpindahan penduduk adalah faktor non alami. Migrasi ada dua yaitu migrasi masuk yang artinya menambah jumlah penduduk sedangkan migrasi keluar adalah mengurangi jumlah penduduk. Migrasi itu biasa terjadi karena pada tempat orang itu tinggal kurang ada fasilitas yang memadai.
Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua :• Orang yang tinggal di daerah tersebut• Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.
Semua orang yang mendiami wilayah Indonesia disebut penduduk Indonesia. Berdasarkan sensus penduduk yang diadakan setiap 10 tahun sekali, diperoleh data jumlah penduduk Indonesia sebagai berikut :• Tahun 1961 = 97,1 juta jiwa• Tahun 1971 = 119,2 juta jiwa• Tahun 1980 = 147,5 juta jiwa• Tahun 1990 = 179.321.641 juta jiwa• Tahun 2004 = 238.452 juta jiwa
Sensus penduduk (cacah jiwa) adalah pengumpulan, pengolahan, penyajian dan penyebarluasan data kependudukan. Jumlah penduduk ditentukan oleh :• Angka kelahiran;• Angka kematian;• Perpindahan penduduk
Pertumbuhan Penduduk dan Tingkat Pendidikan tiga alasan mengapa pertumbuhan penduduk yang tinggi akan menghambat pembangunan :• Meningkatkan konsumsi saat ini dan investasi yang dibutuhkan untuk membuat konsumsi dimasa yang akan datang. Rendahnya sumber daya perkapita akan menyebabkan penduduk tumbuh lebih cepat yang pada gilirannya membuat investasi dalam kualitas manusia semakin sulit. Fakta menunjukkan aspek kunci dalam pembangunan adalah penduduk yang semakin terampil dan berpendidikan.• Di banyak negara dimana penduduknya masih amat bergantung dengan sektor pertanian, pertumbuhan penduduk mengancam keseimbangan sumberdaya alam karena pertumbuhan penduduk memperlambat perpindahan penduduk dari struktur pertanian modern dan pekerja modern lainnya.• Pertumbuhan penduduk yang cepat membuat semakin sulit melakukan perubahan yang dibutuhkan untuk meningkatkan perubahan ekonomi dan sosial. Secara nasional, laju pertumbuhan penduduk relatif masih cepat walaupun ada kecenderungan menurun.
Pertumbuhan Penduduk dan Penyakit yang berkaitan dengan Lingkungan hidup• Penduduk tidak akan jauh dengan masalah kesehatan atau penyakit yang melanda penduduk tersebut,dikarenakan lingkungan yang kurang terawat ataupun pemukiman yang kumuh,seperti limbah pabrik,selokan yang tidak terawat yang menyebabkan segala penyakit akan melanda para penghuni wilayah tersebut yang mengakibatkan kematian dan terjadi pengurangan jumlah penduduk. Untuk menjamin kesehatan bagi semua orang di lingkunan yang sehat, perlu jauh lebih banyak daripada hanya penggunaan teknologi medikal, atau usaha sendiri dalam semua sektor kesehatan.
Pertumbuhan Penduduk dan Kelaparan• Jumlah penduduk disuatu wilayah saat ini sangat mencemaskan selain bertambahnya jumlah penduduk maka semakin sempit pula bagi mereka yang untuk mendapatka lapangan pekerjaan ataupun untuk mencari mata pencarian mereka untuk menjalani kebutuhan hidup,karena dapat menimbulkan angka kelaparan di bangsa ini akan bertambah yang disebabkan masalah tadi seperti sulitnya untuk berusaha mendapatkan kerja untuk mencukupi kebutuhan hidup karena semaki padatnya penduduk maka semakin sempit pula peluang mereka untuk mendapatkan kebutuhan yang mereka inginkan.• Maka dari itu semoga pemerintah bisa lebih tegas lagi untuk menjalankan program tersebut di antaranya mencegah orang untuk bermigrasi,karena dengan migrasi banyak orang yang menganggur dan menyusahkan pemerintah untuk menyensus selain itu para migrasi yang tidak bekerja hanya menjadi pengemis jalanan yang menyebabkan kepadatan penduduk yang sia – sia dan menyebabkan banyak orang yang kelaparan yang bisa mengakibatkan kematian.
 Negara Indonesia merupakan negara yang besar dan beraneka ragam etnis serta budaya.Kemajuan negara sesungguhnya tergantung kepada tingkat pendidikan di Negara tersebut, kualitas serta mutu pendidikan yang tingi dapat menjadi jaminan untuk kemajuan dan kesejahteraan negara. Di tengah pertambahan jumlah penduduk yang semakin tidak terkontrol membuat peningkatan kualitas di dunia pendidikan merupakan pilihan yang harus dikedepankan. Perombakan sistem ketransmigrasian juga akan mendukung pemerataan penduduk.Jadi, peningkatan kualitas Pendidikan dan keefektifan pola transmigrasi dapat memperbaiki kuterpurukan dalam mengurus kepadatan penduduk yang semakin hari kian membludak.

SUMBER: http://www.slideshare.net/hannitaandriani/perkembangan-penduduk-indonesia-10441186

Rabu, 16 Januari 2013

Left My Heart In Jogja


Left My Heart In Jogja
Kiss me tonight, with fire and the poison, you know I can not pretend
Someday we'll dance under the star, a thousand miles away, naked sky and here's my heart
I left my heart in Jogja. Baby, it's in the arms of the angels
Darling, part of me will be there, for you girl, only you girl.

Her wildest dream, is built by the desire of a million secret nights
She'll dance her way beyond the sun, I'll be there when she's done, to catch her when she fall. Coz my heart.
I left my heart in Jogja. Baby, it's in the arms of the angels
Darling, part of me will be there, for you girl, only you girl.

DARI SUDUT GELAP DUNIA FASHION


DARI SUDUT GELAP DUNIA FASHION
Sebelum tulisan ini saya lanjutkan, perlu saya pertegas jika konteks tulisan ini adalah mode cutting-edge sebagai bentuk perlawanan terhadap mode mainstream. Ya. Perlawanan. Seperti kita ketahui, industri mode mainstream melahirkan banyak sisi gelap nan kejam yang tercipta berkat trik-trik pemasaran ‘brilian’ mereka dengan anggaran miliaran: overkonsumerisme, adiksi akut terhadap sifat kepemilikan, yang pada akhirnya menjadikan manusia atau konsumennya sebagai mahkluk nihil esensi yang hanya mengejar citra. Dangkal.

Sesuai ‘status’-nya, merek-merek cutting-edge seharusnya menjadi bagian dari counter-culture atau bentuk perlawanan terhadap apapun yang ‘terlalu berkuasa dan merusak’. Dan di zaman global yang serba instan ini, merek apa saja yang mengaku diri sebagai ‘pelawan arus’ semestinya tidak lagi hanya berani ‘melawan’ secara desain dan kualitas (contoh: desain dan kata-kata provokatif dengan bahan berkualitas prime) karena percayalah, hal-hal tersebut sudah ‘disikat’ dan ‘dikemas’ dengan jauh lebih baik dan terkurasi oleh merek-merek mainstream yang ‘terlalu berkuasa’ itu. Jika perlawananmu hanya sebatas desain dan slogan tanpa didukung penekanan esensi dan attitude serta perilaku lapangan yang kuat, kamu akan selalu tertinggal. Dari sinilah ide tulisan ini muncul. You can’t be a wannabe and then expect a genuine love and respect from others just coz you’re playing it ‘safe’.

Jika secara desain dan kualitas kita sudah berada di level ‘bisa diadu’ dengan desain dan kualitas merek mainstream, untuk apa kita mengikuti cara-cara pemasaran mainstream yang 100% hanya bertujuan mencari keuntungan? Lalu apa bedanya kita dengan ‘mere-ka’? Yang membedakan institusi mainstream dengan institusi cutting-edge itu apa? Cari esensinya. Apa yang cutting-edge atau berbahaya tentang sebuah clothing brand yang tujuan utamanya hanyalah keuntungan, tanpa ada pesan perubahan DAN aksi nyata yang kita (sebagai generasi yang muak) ingin sampaikan atau lakukan terhadap peradaban yang makin berkarat ini? Apakah kita ingin meniru merek mainstream dan menjadikan semua konsumen kita sebagai ‘robot pembeli’ tanpa tahu esensi dan alasan apakah mereka ‘membutuhkan’ produk kita atau tidak? Apakah kita mendewakan konsumerisme yang nihil esensi? What’s so dangerous about that? Fuck your ‘cutting-edge’ bullshit if that’s your only goal. Jika dianalogikan dengan dunia musik, tak usah menjual citra indie, cutting-edge, berbahaya jika pesan, lirik, attitude yang disampaikan secara esensi tiada beda dengan band atau musisi mainstream yang cenderung menjual tema-tema ‘penumpulan syaraf kritis’. Sorry, kids, tapi dunia ini sudah lama terbakar dan membutuhkan ‘pengasah-pengasah’ syaraf untuk memadamkannya. Otherwise, we all just become slaves and we’re no other than ‘they are’: a robot, a money-making machine. Just another ‘born-school-work-death’ routine. Sedangkal itukah makna hidup kita?

So take a side, apakah kamu ingin menjadi ‘mereka’ yang ‘menjual’ dan ‘mengemas’ pemberontakan namun hampa kontribusi terhadap ‘perubahan’ itu sendiri (selain perubahan pada grafik saldo tabungan mereka, mungkin)? Atau kamu benar-benar ingin menjadi ‘musuh’ mainstream dan merubuhkan semua pakem-pakem bisnis konvensional, dan membuktikan pada ‘mereka’ jika tanpa mengikuti taktik pemsaran mereka yang ‘aman’ pun kita tetap bisa survive. Bahkan mungkin jadi lebih besar dari mereka.

My point is, untuk semua merek-merek yang mengklaim diri sebagai merek cutting-edge, buktikan identitas kalian bukan hanya ‘kulit’. Tidak hanya dengan menjadikan band atau musisi sebagai mannequin kalian, atau hanya dengan mengadakan dan mendukung acara-acara musik ‘hura-hura’ tanpa esensi perlawanan yang jelas. Give a real contribution and back it up with a real act. Take a look around. Apa yang membuat tidurmu tidak nyenyak? Alam atau lingkungan di daerahmu dirusak oleh penguasa atau investor rakus? Cari LSM yang menangani hal-hal seperti itu dan dukung setiap gerakan mereka dengan merekmu. Bosan melihat perlakuan homophobic masyarakat? Dukung komunitas-komunitas yang terasing dan jadikan mereka bagian dari merekmu. Muak melihat generasi-generasi masa kini yang semakin manja dan maunya serba instan dan trendy? Jangan ikuti kemauan mereka, lalu jejali mereka dengan argumen-argumen yang membuat mereka dan keluarganya menangis. Muak melihat anak-anak muda yang membanggakan pakaiannya hanya karena dipakai juga oleh seorang selebriti? Hajar mereka dengan ideologi dan penekanan esensi. Muak dengan acara-acara TV atau band-band yang ‘menumpulkan’ syaraf kritis dan merdeka kita sebagai manusia? Jangan dukung selebriti atau musisi tersebut dengan merekmu.

Itu hanya beberapa contoh, dan kalian bisa kembangkan kerangka pemikiran tersebut ke banyak aspek yang menurut kalian perlu ‘dilawan’. Jika dulu musik cutting-edge adalah perlawanan, maka kini adalah era di mana apa saja (termasuk pakaian) bisa kamu jadikan belati perlawanan. Semua tergantung pada caramu memaknai dan menjalani. Esensi, esensi dan esensi. Think out of the box: Jika idealis dalam bermusik itu wajar, kenapa idealis dalam memaknai pakaian itu tiba-tiba aneh?

Saya tahu, mematangkan sebuah ideologi itu berat dan mahal. Ia bukan seperti mie instan yang tinggal rebus lalu dimakan begitu saja. Kita seringkali ‘menyerah’ di titik argumen agung para mainstream, “Hidup memang harus seperti itu, kalau mau aman ya harus begini harus begitu bla bla bla.” Fuck that! We have brains, and it’s limitless. Kita manusia, bukan robot. Dan ‘tembok-tembok’ kanker peradaban (overkonsumerisme, pembodohan, pencitraan nihil esensi, kerakusan penguasa dan lain-lain) bisa kita rubuhkan secara perlahan jika kita punya cukup pengetahuan dan nyali untuk melakukannya. Serang dari segala sisi. Dukung setiap perlawanan terhadap ‘tembok-tembok’ tersebut. Itu baru BERBAHAYA, and that’s when you can call yourself a CUTTING-EDGE brand.

Cheers

sumber: JRX